Abstract
Pembelajaran
hendaknya menekankan pada keterlibatan siswa secara langsung dan aktif
sehingga menjadi bermakna dengan proses penemuan (Discover). Hasil
observasi di SMP Negeri 3 Batang menunjukkan bahwa proses pembelajaran
sebagian masih berpusat pada guru di kelas dan buku teks sebagai sumber
belajar yang utama. Di sisi lain, SMPN 3 Batang merupakan sekolah
favorit karena menerima siswa yang benar-benar berkualitas dan
berprestasi, sehingga dengan input yang baik, ada peluang untuk
diterapkannya strategi pembelajaran Discovery Learning dengan riset pada
materi sistem ekskresi. Discovery Learning merupakan salah satu
strategi pembelajaran penemuan. Riset dideskripsikan sebagai suatu
proses yang bertujuan untuk menemukan informasi atau fakta-fakta dengan
metode ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
strategi Discovery Learning dengan riset pada materi sistem ekskresi
terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dengan
Quasi-Eksperimental Designs tipe Posstest-Only Design. Populasi
penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 3 Batang tahun
2014/2015 yang terdiri dari 7 kelas. Pengambilan sampel dengan teknik
purposif sampling. Sampel penelitian ini yaitu VIII G (kelas eksperimen)
dan VIII F (kelas kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
aktivitas dan hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas
kontrol. Dilihat dari persentase aktivitas siswa secara klasikal pada
kelas eksperimen sebesar 100% sangat aktif dan aktif sedangkan kelas
kontrol 72,73%. Hasil uji t rata-rata hasil belajar diperoleh thitung
sebesar 11,614 sedangkan ttabel=1,687, thitung> ttabel sehingga H0
ditolak, maka ada pengaruh terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan
hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi Discovery Learning
dengan Riset berpengaruh positif terhadap aktivitas dan hasil belajar
siswa kelas VIII SMPN 3 Batang.
0 comments:
Post a Comment