Saturday 21 October 2017

OPTIMALISASI PENGANGKUTAN SAMPAH DI KOTA SEMARANG DENGAN MENERAPKAN ALGORITMA FLOYD-WARSHALL

PDF
Download (3583Kb)

    Abstract

    Pertumbuhan penduduk kota yang sangat tinggi serta meningkatnya kegiatan pembangunan di berbagai sektor menimbulkan berbagai masalah di wilayah-wilayah perkotaan yang antara lain urbanisasi, permukiman kumuh, persampahan dan sebagainya. Berdasarkan data Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang, pada tahun 2014 hanya sekitar 86,4% dari total jumlah sampah di Kota Semarang yang dapat terangkut ke TPA. Tujuan penelitian ini adalah melakukan optimalisasi pengangkutan sampah dengan cara mencari jalur terpendek pengangkutan sampah dari TPS menuju ke TPA Jatibarang, Kota Semarang. Algoritma Floyd-Warshall digunakan untuk mencari jalur terpendek pengangkutan sampah di Kota Semarang, dengan mengambil wilayah Semarang Tengah sebagai sampel penelitian. Perhitungan dimulai dengan membuat graf jaringan pengangkutan sampah terlebih dahulu. TPS, TPA dan persimpangan jalan sebagai node, sedangkan jalan yang menghubungkan antar node sebagai sisinya. Setelah jaringan terbentuk, selanjutnya dibuat matriks jarak node ketetanggaan pada jaringan tersebut dan melakukan proses perhitungan menggunakan algoritma Floyd-Warshall hingga mendapatkan nilai matriks jalur terpendek antar tiap titip yang optimum. Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan rute perjalanan yang dihasilkan oleh perhitungan sistem dengan rute yang selama ini diterapkan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang. Hasil perhitungan sistem menunjukkan bahwa ada perbedaan pilihan rute perjalanan pengangkutan sampah, dibandingkan dengan yang selama ini diterapkan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang. Pilihan rute perjalanan yang dihasilkan oleh sistem dapat memberikan panjang rute perjalanan yang lebih pendek dari pada yang selama ini diterapkan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang sesuai SOP. Berdasarkan hasil perhitungan sistem, dari 20 TPS yang ada di Kecamatan Semarang Tengah, terdapat 15 TPS yang mendapat pilihan jalur berbeda dari SOP DKP Kota Semarang, sedangkan 5 lainnya sama. Pilihan jalur yang diberikan oleh sistem menghasilkan selisih panjang lintasan positif dibandingkan dengan yang selama ini diterapkan oleh DKP yaitu antara 200 hingga 1240 meter. Oleh karena itu algoritma FloydWarshall bisa menjadi solusi dalam pemecahan masalah pencarian jalur terpendek.

    0 comments:

    Post a Comment

     
    Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver