Abstract
Seiring
perkembangan zaman juga mempengaruhi perkembangan teknologi, sehingga
dari adanya perkembangan teknologi memunculkan berbagai macam komunikasi
yang semakin canggih. Salah satunya adalah media komunikasi berbasis
internet yaitu facebook, yang muncul sekitar tahun 2004. Pengguna dari
media facebook ini salah satunya adalah remaja, karena remaja selalu
mengikuti setiap perkambangan atau pergaulan yang terjadi di sekitarnya.
Pertemanan dalam facebook sama dengan pertemanan dalam masyarakat, yang
membedakan hanya waktu dan tempatnya. Maka dari itu, pengguna facebook
terutama remaja harus bisa mengontrol diri terhadap pergaulan di dunia
maya yang semakin luasnya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui
dampak yang ditimbulkan dari adanya penggunaan facebook terhadap
kepekaan sosial peserta didik di SMP Negeri 1 Demak (2) mengetahui latar
belakang peserta didik SMP Negeri 1 Demak dalam pembuatan status di
facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan facebook membawa
dampak negatif dan dampak positif. Salah satu dampak negatif yang
terjadi di kalangan peserta didik SMP Negeri 1 Demak adalah saling
melakukan pencemaran nama baik atau saling ejek antar teman di facebook,
hal ini juga menunjukkan betapa rendahnya kepekaan sosial peserta didik
karena setiap tulisan di facebook dapat dilihat khalayak umum. Dampak
positif dari facebook adalah ketika ada salah seorang teman yang sedang
sakit atau memenangkan perlombaan dan di beritakan melalui facebook,
maka antar teman yang saling mengenal langsung memberikan ucapan dan
selamat sebagai bentuk kepedulian antara sesama. Sedangkan latar
belakang peserta didik dalam membuat status facebook di pengaruhi oleh
faktor dari dalam dan faktor dari luar diri peserta didik SMP N 1 Demak.
Faktor dari dalam diri adalah 1) menyalurkan perasaan emosional, 2)
ingin mendapat penilaian publik, 3) mengisi waktu luang. Sedangkan
faktor dari luar adalah dorongan dari teman-teman atau lingkungan
sekitar Simpulan yang diperoleh yaitu melalui facebook semua orang dapat
mencurahkan semua isi hatinya, kekesalannya, dan bebas berkata apapun.
Namun dengan kebebasan tersebut, jangan sampai salah menggunakan dan
memanfaatkan media sosial ini secara tepat. Saran dari hasil penelitian
ini adalah kepada peserta didik jangan suka membuat status facebook yang
menyindir perasaan teman, karena keberadaannya dapat dibaca oleh semua
orang dan setiap orang juga dapat memberikan komentar. Kepada Guru untuk
tetap mempertahankan perannya dalam mengontrol pergaulan peserta didik
melalui facebook.
0 comments:
Post a Comment