Abstract
Media
pembelajaran merupakan salah satu unsur penting pembelajaran yang
keberadaannya saat ini sudah berkembang dan mempunyai tempat tersendiri,
bahkan di SMP Negeri 1 Bantul media pembelajaran Pendidikan Pancasila
dan Kewarganegaraan sudah difasilitasi didalam sebuah laboratorium
Pancasila. Walaupun dalam Lampiran Permendiknas Nomor 24 tahun 2007
tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Dasar dan Menengah,
tidak menyebutkan Laboratorium Pancasila sebagai sarana yang harus
disediakan oleh jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun seiring
dengan berkembangnya zaman di mana diterapkan sistem otonomi sekolah
yaitu sekolah berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan sekolah
menurut kebutuhan sekolah tersebut. Sekolah dapat menambah sarana dan
prasarana sesuai dengan kebutuhan sekolah tesebut, seperti halnya SMP
Negeri 1 Bantul yang mendirikan Laboratorium Pancasila. Berdasarkan
latar belakang diatas, permasalahan yang diambil adalah 1) bagaimanakah
pemanfaatan laboratorium Panacasila sebagai media pembelajaran mata
pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1
Bantul, 2) nilai lebih pemanfaatan laboratorium Pancasila dalam
pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1
Bantul, 3) faktor yang menghambat pemanfaatan laboratorium Panacasila
sebagai media pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bantul. Tujuan dari penelitian ini
adalah mengetahui: 1) untuk mengetahui pemanfaatan laboratorium
Panacasila sebagai media pembelajaran mata pelajaran Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bantul, 2) mengetahui
nilai lebih pemanfaatan laboratorium Pancasila dalam pembelajaran
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bantul, 3)
mengetahui faktor yang menghambat pemanfaatan laboratorium Panacasila
sebagai media pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bantul. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif. Lokasi penelitian adalah di SMP Negeri 1 Bantul.
Fokus penelitiannya adalah 1) pemanfaatan laboratorium Panacasila
sebagai media pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bantul, 2) nilai lebih pemanfaatan
laboratorium Pancasila dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan di SMP Negeri 1 Bantul, 3) faktor yang menghambat
pemanfaatan laboratorium Panacasila sebagai media pembelajaran mata
pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 1
Bantul. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi.
Analisis data kualitatif mengunakan teknik dari Miles dan Huberman.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa media
pembelajaran PPKn di dalam Laboratorium Pancasila, jenis-jenis media
pembelajaran yang ada di dalam Laboratorium Pancasila, waktu pemanfaatan
Laboratorium Pancasila, metode yang digunakan dalam pemanfaatan
Laboratorium Pancasila, alasan memanfaatkan Laboratorium Pancasila, tata
tertib Laboratorium Pancasila. Kapasitas Laboratorium Pancasila,
efektifitas Laboratorium Pancasila, Fasilitas yang terdapat di dalam
Laboratorium Pancasila, pemahaman siswa ketika pembalajaran PPKn
dilakukan di dalam Laboratorium Pancasila. Hambatan yang dihadapi dalam
pemanfaatan Laboratorium Pancasila sebagai media pembelajaran mata
pelajaran PPKn di SMP Negeri 1 Bantul, meliputi: 1) hambatan Internal
yaitu: a) pengelola Laboratorium Pancasila, b)materi, dan c) sistem
pengelolaan Laboratorium Pancasila , 2) hambatan eksternal yaitu: a)
guru, b) siswa, dan c) materi pembelajaran d) metode pembelajaran e)
manajemen sekolah
0 comments:
Post a Comment