Abstract
Pembelajaran
IPA adalah pembelajaran yang mengajarkan mengenai kumpulan teori,
penerapannya yang berlandaskan teori, dan berkembang melalui metode
ilmiah seperti observasi dan eksperimen. Berdasarkan pengamatan di SMP
Negeri 9 Magelang, diperoleh data belum maksimalnya penggunaan model
pembelajaran yang tepat, siswa masih kesulitan dalam memahami materi,
kurangnya kerjasama antar siswa dan kelas terkesan ramai. Untuk
mengatasi ini digunakan model sains teknologi masyarakat, karena dapat
memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih bermakna dan dapat
diaplikasikan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Model tersebut
menggunakan pendekatan konstruktivisme. Desain penelitian yang digunakan
adalah penelitian tindakan kelas Subjek penelitian ini adalah siswa
kelas VII A SMP N 9 Magelang tahun ajaran 2014/2015 semester genap. Data
yang diambil dalam penelitian ini diantaranya nilai afektif dan
psikomotor yang diambil menggunakan lembar observasi, nilai kognitif
siswa yang diambil dengan soal evaluasi. Dari tiga siklus ranah afektif,
ranah psikomotor, dan ranah kognitif mengalami kenaikan sesuai dengan
yang direncanakan. Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat diambil
kesimpulan model sains teknologi masyarakat berpendekatan
konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar dengan ketuntasan ranah
kognitif sebesar 78,12%, ranah afektif dan psikomotor masuk dalam
kategori baik pada kelas VII A SMPN 9 Magelang.
0 comments:
Post a Comment